Kamis, 17 September 2015

AGRIBISNIS




Terlepas dari keadaan krisis atau tidak agribisnis memang memiliki banyak keunggulan. Setidaknya ada 9 (sembilan) alasan mengapa agribisnis memiliki arti penting. Pertama, aktivitas agribisnis untuk menghasilkan pangan akan selalu ada selama manusia masih butuh makan untuk hidup.Kedua, agribisnis merupakan usaha ekonomi yang hemat devisa karena berbasis pada sumberdaya lokal (resource base) sehingga memiliki daya saing kuat.
Ketiga, agribisnis memiliki kaitan usaha kedepan (forward linkage) dan ke belakang (backward linkage) yang kuat, sehingga perkembangan budidaya pertanian otomatis akan mendorong industri hulu dan hilir (agroindustri) termasuk sektor jasa. Keempat, pertanian merupakan sumber pencaharian utama masyarakat dan masih merupakan sektor penyerap tenaga kerja yang besar. Kelima, kultur masyarakat Indonesia masih didominasi oleh kultur dan tradisi agraris yang kuat, sehingga way of life seperti ini sangat menunjang pengembangan agribisnis.
Keenam, ketersediaan lahan dan sumberdaya alam Indonesia yang besar dan belum dimanfaatkan secara optimal, menjadi prasyarat dasar yang dimiliki bangsa ini untuk mengembangkan agribisnis. Ketujuh, dalam era globalisasi sekarang yang mampu bersaing dipasaran dunia adalah barang sekunder (agroindustri olahan), maka agroindustri berpeluang besar untuk dikembangkan mengingat ketersediaan bahan baku cukup besar.
Kedelapan, kontribusi agribisnis/agroindustri dalam perekonomian nasional (PDB) sendiri cukup besar,khususnya dalam industri non migas.Kesembilan, pada akhirnya mengembangkan agribisnis identik dengan pemberdayaan perekonomian rakyat, karena secara obyektif sebagian besar masyarakat yang bergerak di sektor ini adalah masyarakat miskin yang berjumlah jutaan.
Perkembangan
     Kegiatan agribisnis strategis bagi rakyat untuk memenuhi kebutuhannya, kedua produk agribisnis sulit di substitusi oleh produk lain, dan ketiga bila tergantung pada import agribisnis negara lain, maka negara akan lumpuh.
      Alumni Agrobisnis bekerja di berbagai bidang. Selain bekerja sebagai enterpreneur, juga bisa bekerja di bidang perbankan, industri makanan dan minuman, industri saran produksi, konsultan bidang usaha yang bersifat publik atau bisnis  dalam lingkup pertania dalam arti luas, perusahaan (pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, kehutanan), lembaga riset bisni, assesor/ evaluator, pelaku usaha bidang agribisnis maupun bidang lain yang relevan.  


      

       Rindani, D. F. (210, 6 7). dwifatmarindani. Retrieved 9 17, 2015, from agribusiness: http://blogs.unpad.ac.id/dwifatmarindani/2010/06/07/keunggulan-agribisnis/
         Roisatul, A. (2014, 8 19). aminahrosia. Retrieved 09 17, 2015, from Man Jadda Wajadda: http://aminahroisa.blogspot.co.id/2014/08/info-umum-teantang-jurusan-agribisnis.html


Tidak ada komentar:

Posting Komentar